Powder Coating

Proses Powder Coating Pada Panel Kubah Masjid

Powder coating adalah proses pelapisan pada permukaan profil aluminium dan besi dengan suatu lapisan film. Dalam bentuk film bubuk digunakan dalam lapisan tipis workpiece kemudian dilarutkan dalam bentuk film, dipanaskan untuk polimerisasi dan mengawetkan coating. Powder dilekatkan pada permukaan profil aluminium dengan menggunakan alat electric spray gun. Powder coating ditemukan pertama kali pada tahun 1967 di Australia. System pengecatan tidak mempergunakan bahan cair/pengencer yang biasa dilakukan pada cat konvensional. Powder coating umumnya dipakai untuk melapisi permukaan logam seperti besi dan aluminium. Untuk mencapai daya rekat yang maksimal maka sebelum dilakukan pengecatan, bahan yang akan dicat di bersihkan dan diberikan treatment tertentu. Agar cat yang tadinya berupa powder atau tepung bisa merekat dengan sempurna maka harus dioven dengan suhu 160 – 220 C° dengan tebal 0,3 mm – 0,5 mm (disesuaikan dengan ukuran kubah masjid). Adapun mutunya lebih baik dibandingkan cat cair biasa, tetapi masih kalah jika dibandingkan dengan enamel coating.

Adapun spesifikasi bahan powder adalah diperuntukkan bagi pemakaian exterior yang artinya tahan terhadap cuaca dan langsung terkena sinar matahari maupun hujan.

Ada beberapa keuntungan powder coating diantaranya :

  • Mengandung VOC (volatile organic compounds/campuran organik yang mudah menguap) mendekati nol.
  • Menghasilkan lapisan lebih tebal dari pengecatan konvensional.
  • Kelebihan bahan powder (overspray) dapat didaur ulang, dengan begitu kemungkinan untuk mencapai hampir 99%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *